vimax

Cerita Dewasa Janda Muda

>

Tempat berbagi Cerita Sex 2016, cerita ngentot, cerita mesum, telanjang, cerita dewasa berupa, sex tante hot, cerita abg mesum, sex memek perawan, sex sedarah nyata, ngentot janda horny.

SexGairah Janda Muda

cerita sex Janda, Ngentot janda, Janda Mesum, cerita hot Janda, cerita Janda hot, kumpulan cerita Janda hot, cerita x Janda, cerita sesk Janda, cerita Janda montok, cerita Janda haus, cerita Janda

Ini adalah masa lalu gw, dan gw ingin bercerita masalah esex_esex. Dan cerita ini siapapun bisa terjadi , termasuk anda sendiri jika anda pernah menjadi anak kost dan punya ibu kost janda yang seksi dan montok.

Sebut saja tante  Risma, tante risma ini kalo dandan menor , usia baru menginjak  32 tahun, blom terlalu tua sich ..tapi body nya coy…bikin ngacir barang bawaaanmu. Dan kebetulan banget  si tante butuh belaian sexgairah yang  mesra dengan sensasi yang super dengan kehangata laki-laki yang lebih muda. Chekidot. …... .

Yang gw kisahkan ini terjadi sewaktu  semasa kuliah dulu, gw sebagai mahasiswa peternakan di Semarang tahun 2000 an. Kisah ini gw buat apa adanya tanpa rekayasa, namun nama dan tempat gw rubah sedikit untuk menjaga privasi yang bersangkutan.
Pada  gw sudah masuk semester 4, gw berencana untuk cari tempat kossan yang lebih cocok, enak  dan nyaman. Biasa pertama kali pasti dapet tempat kossan yang sedapetnya dulu. Baru kemudian gw hunting tempat tempat kos yang menurut gw nyaman dan enak yang sesuai kebutuhan dan selera.

Setelah gw hunting kesana kemari, akhirnya gw dapet tempat yang cocok dan nyaman buat gw di daerah ungaran. Untuk lokasi tersebut , tempat disini termasuk daerah dingin apalagi kalau sudah malam. Tempatku tidur, banguan berupa kamar petak yang terpisah dari rumah si tante. Ada dua kamar, yang satu di bagian depan di huni sama Udin, mahasiswa akuntansi yang kutu buku dan pendiem. Gw sendiri dapet kamar di bagian belakang deket dengan yang punya tempat kos.

Tante Risma merupakan wanita yang sangat menggoda meskipun paras nya tidak terlalu cantik. Dengan perawakan tubuh yang sedang , tidak terlalu gemuk dan semok dengan tinggi badannya kisaran 168 cm. Untuk perawakan seorang wanita, badan Tante Risma masih terawat dan berbentuk, maklumlah Tante Risma ikut kegiatan volly.
Si tante sangat ramah dan baik sering gw diajak ngobrol pada saat saat waktu luang sehingga gw pribadi merasa nyaman dan betah tinggal di rumahnya Tante Risma. Mungkin karena Udin pendiem dan selalu sibuk dengan kuliahnya, dan Tante Risma lebih deket dan akrab ama gw. Gw gak nyangka berpikir sejauh ini dari sebatas temen curhat dan bincang. Ternyata tidak demikian dengan si Tante Risma.

“Johan, kamu apa gak kuliah ??”Tante Risma bertanya suatu hari.
“Kagak Tante Risma”kapan kapan bisa donk anterin tante ke tempat volly??” boleh tante, kata ku begitu.
Tante Risma terlihat seksi sekali dengan pakaian minimnya volley, bentuk tubuhnya terlihat jelas. Gw langsung bergegas bersama Tante Risma menuju tempat volly nya dengan menggunakan mobil Honda Brio punyanya Tante Risma. Sepanjang jalan si Tante Risma banyak mengadu tentang kesendirian nya maklum si Tante janda di tinggal mati suaminya.

Tante Risma dengan penghasilan ini itu banyak bisnis yang di geluti ,belom menemukan jodoh sama sekali Karena si Tante Risma belum menemukan ketertarikan nya terhadap laki-laki yang di dekatinya.”Yaaaa, yang sabar ya Tante ..itu semua kan butuh proses pendekatan lagi tante..”kataku mencoba merayu dan menghibur. “ihhh…Johan,mencoba merayu Tante yach….
 
Pada saat itu juga waktu gw membawakan mobilnya Tante Risma, tiba tiba tangannya Tante Risma meletakkan di paha kiri gw dengan perlahan yang lembut. Tante Risma berkata,tante juga seorang wanita yang butuh kasih sayang dan suasana kehangatan seorang laki laki ..

Gw menengok pandangan ke Tante Risma dan sejenak kupandang wajahnya dengan senyuman. Tante Risma sambil ngobrol, terus mengelus ngelus pahaku di sepanjang perjalanan. Dadaku berdebar sangat kenceng, dan tidak berani bereaksi apa apa, takutnya nanti di kira gw kurang ajar dan buat Tante Risma tersinggung. Setiba nya menuju lokasi tempat si Tante Risma biasa maen Volly, gw di ajak nya masuk kedalam gor untuk menyaksikan permainannya. 

Gw ikut aja langsung masuk ke dalam gor dan melihat permainan Tante Risma, dengan gaya bermainnya Tante Risma yang sangat seksi dengan pakaian ketat nya.lekukannya terlihat jelas di antara kedua pahanya pada waktu nungging,mataku langsung melotot melihat hal tersebut ..sehabisnya dari bermain volley, Tante Risma terlihat bersemangat lagi dan segar kembali. Badannya yang basah karena berkeringat terlihat menggairahkan dan sexy.

Tante berkata “Johan, waktu Tante latihan tadi kaki tante agak terkilir..kamu bisa buat mijitin kaki Tante??sambil menutup pintu mobilnya untuk bergegas pulang. Bisa Tante, tapi sedikit sedikit bisa kok Tante Risma, kataku sambil tersenyum dan mengangguk.

Gw berpikir apa Tante Risma menginginkan hubungan yang lebih jauh dari sebatas temen curhat dan ngobrol yaach…Ini merupakan pengalaman yang baru dan gimana gw harus  menyikapinya. Selama perjalanan balik ke rumah Tante Risma, kami pun tidak banyak cakap.

Sepanjang perjalanan pulang gw gak banyak bicara, gw kebayang dengan imajinasi gw tentang apa yang mungkin terjadi nanti sesampainya di rumah Tante Risma. Sesampainya dirumah Tante Risma langsung mengajaknya kerumhanya dan mempersilahkan gw masuk kedalam kamarnya. Pintu kamar di kuncinya dan Tante Risma langsung mandi karena berkeringat tadi sehabis volley .

Apa yang ada di benaknya Tante Risma sehingga mengunci kamarnya. Gw sedikit bengong dan heran apa yang ada di pikirannya Tante Risma,dan kemudian pintu kamar mandinya terbuka apa ini yang dinamakan kode buat gw. Gw terdiam sejenak dan berpikir harus berbuat apa sambil duduk di ranjang nya Tante Risma.

“Johan sayang..”Tante Risma berkata,ambilkan handuk yang ada di sebelah sana dong,,dengan nada yang manja dan menggoda.

Kuambilkan handuk yang di letakkan di ranjang dan kusodorkan tangan gw ke sela pintu kamar mandi yang terbuka setengah nya dan kulihat setengah badan Tante Risma. Sebenarnya ini peluang tapi kenapa gw masih merasa malu malu ya??ak bene bener kelabaan dengan sikap gw.

Beberapa menit kemudian Tante Risma selepas mandi dengan handuk yang dililitkan ke tubuhnya dari dada sampai paha. Dan gw melihat Tante Risma dalam keadaaan setengah telanjang, gw mulai terasa terangsang dan nafas yang gk beraturan. Tante Risma melihat gw sambil tersenyum melihat tingkah laku gw yang salah tingkah melihat nya. 

Minta tolong donk,,pijitin tante yach,,yang habis sedikit terkilir tadi. Ini pake body lotion sambil terlentang di ranjangnya. Gw langsung pijitin kaki tante yang abis terkilir sambil melihat tubuhnya yang masih terlilit handuk. Tante Risma minta tolong untuk mijitin keatas kaki lagi sampai berujung kepaha, gw melihat raut wajah yang menderu desah keenaakan dan semakin membuat gw terangsang.

“Tante Risma bagian mana lagi yang sakit” tanyaku yang polos sambil memancing .”Semuanya Johan Sayang…dari bawah sampai atas semuanya..”Bagian paha yang paling pegel ..nanti Johan pijitin yach..”Tante Risma berkata sambil tersenyum menggoda.

Gw pijitin trus tuh..ampe ke atas nya juga,dan kemudian gw merasakan torpedoku mulai membengkak. Sambil sengaja gw menyentuh bagian payudara nya dan Tante Risma tidak berontak sama sekali, gw pijitin dengan lembut dan halus sampai Tante Risma mendesah ke enakan.

Gw berlanjut untuk menanggapi ajakan Tante Risma dengan aktif, baru kali ini berkesempatan merasakan nikmat janda muda dan kusetubuhilah meskipun agak canggung..lama kelamaan gw terbiasa dan dengan aktif nya gw tirukan adegan dari film film bokep yang gw tonton, kutirukan gaya satu demi satu. Dan selebihnya kuikuti naluri bercinta.

Sebelumya itu , “Tante Risma sayang ….boleh handuknya dilepas??”
gw berkata sambil mengelus pahanya yang mulus nan putih. Tante Risma memandangku sambil tersipu manja dan mengangguk. Gw tau Tante Risma tidak terkilir ataupun cidera, mungkin acara pijat ini cuma alasan untuk bisa mengajak bercinta. 

Kemudian handuk gw lepas sedikit dengan halus  gw arahkan kedua tangan ke payudara, dengan perlahan gw genggam dan gw remas-remas…ohhh..lembut sekali dan halus.Tante Risma bergairah dan tatapan matanya menatap dengan mesra dan sayu. Gw arahkan tangan ke bagian bawah , dan gw remas remas bokongnya yang kenyal dan padat berisi..begitu mulus nya.

Tante Risma begitu pasrah membiarkan gw menjelajahi lekuk lekuk tubuhnya yang mulus.gw arahkan lagi kedua tangan kebagian vagina nya dan gw usap usap dengan lembut. Debar jantung gw berdetak kencang, baru kali ini gw menjajah janda muda..gw raba trus menerus tanpa sehelai benang yang menutupi tubuh Tante Risma sambil gw cumbui tanpa henti..sungguh pemandangan yang indah sekali. 

Gw terengah engah sekaligus terangsang, ingin rasanya pusaka gw tancapkan kedalam lubang surge dunia…..gw mencoba bernafas secara perlahan untuk mengontrol birahi gw. Tak sampai di situ, kuselipkan tangan diantara kedua pahanya dan kuraba raba rambut halus vagina nya. Jariku kumasukkan ke lubang sempit dan di himpit kedua pahanya dan mulai tersa basah dan aroma yang khas..kurasakan desahan Tante Risma Mulai gak beraturan, nampaknya si Tante merasakan nikmat rangsangan ku kulakukan.

“Hhmmm…Johan nakal yach..” si Tante berkata, tapi Tante suka.

Dan kulakukan tanpa berhenti. ”Owh…terus Johan …lagi Johan..”tante sambil berkata.Tante nikmat sekali..

Kutusukkan jariku terus menerus sampai si Tante menderu nikmat dan gw jilatin kue apem nya si Tante Risma dengan aroma yang khas sampai klitorisnya basah kuyub dan kenyal. Dengan tanpa henti ku gerakkan memutar dengan halus ku jilat jilat klitorisnya dengan lidahku dan si Tante mendesah keenakan. Sambil kulihat tubuhnya sedikit bergetar tidak karuan.

Sememntara itu gw pun mulai menegang dan terangsang, dengan begegas baju ku pun kulepas dan kuplorotkan celanaku sampai tak memakai apapun, sama kayak Tante Risma. Ku cumbui seluruh badan Tante Risma dan dia pun menggeliat bagaikan ulat. Dan kupandangi kemolekkan tubuhnya yang monthok..

Belahan dada yang seksi dan kencang payudara mulai mengeras terasa kencang sekali karena rangasangan yang kuciptakan.ku usap usap putingnya yang menonjol keras yang bewarna merah muda, sunggu indah sekali ..dengan tubuh yang putih mulus dan semok, sunguh Tante Risma pintar untuk merawat tubuhnya. 

Sementara itu ku raba lagi vagina nya yang samar samar ,tak terbayangkan berapa lama vagina ini di anggurkan gak terpakai lagi seakan enggan untuk meninggalkannya dengan keindahanan seperti ini.

Sexgairah Tante Risma sangatlah mempesona, “Tante seksi banget” kukatakan sambil merabanya, terlihat wajah yang memerah.”aahhh…bisa saja kamu merayu tante..Johan juga seksi, terlihat badan yang kuat dan kekar apalagi  tuh burungmu yang siap tempur..ayo buruan jangan diem aja, pijitin badan tante keseluruhan….,” Tante sambl berkata dan tersenyum melihat Torpedoku yang sudah siap menghujam dan tegak ke atas.

Gw jilatin puting payudara Tante Risma yang mengeras, semetara itu tanganku yang aktif mempermainkan vagina dan klitorisnya. Gw takada hentinya menjilati kedua puting nya sambil bergiliran ke kanan dank e kiri dengan lembut kuhisap terus serta ku emut dengan halus dengan lidahku. Tante Risma sangat menikmati sekali adegan ini, dan tangan Tante Risma memegang dan mengocok torpedoku.

Beralih kebawah kujialatin lagi bagian vagina Tante Risma seperti adegan Porno yang biasa gw tonton di film film. Secara perlahan kugantikan posisiku, seperti gaya 69 yang ada di film porno. Sekarang kepalaku dihimpit oleh kedua paha Tante Risma, ku emut terus menerus dan kulihat vagina yang memerah dan basah. Dengan jari jariku ku buka lebar bibir vagina dan terlihat lubang kenikmatan Tante Risma yang sudah siap untuk di puaskan, dan klitorisnya Nampak mekar menjulang keatas dibagian vaginanya. 

Dengan aktif kuarahkan mulut ku ke arah keindahan surga dunia dan kumasukkan kembali lidahku kedalamnya yang basah dan terasa lembut.
“Ouuuh…..”desahan sayu terucap dari mulut Tante Risma saat lidahku terus menjilati klitorisnya. Berkali kali kuemut klitorisnya dengan bibirku sambil kupermainkan. 

Sekali lagi aroma yang timbul karena hasrat wanita dan menjadikanku makin bergairah, sementara itu Tante Risma terus mendesah desah keenakan sambil mengemut penisku. Ku mencoba jari tangan ikut masuk ke lubang vaginanya.
“Ooooouuh…” terus johan. . .enak sekali rasanya, iya sayang terus sayang yang dalem..yang itu enak..ouuhhh.. terus sayang , lagi sayang ..pelan pelan sayang …ahhhhh…katanya sambil vagina nya di tempelkan ke mukaku.

Pinggul Tante Risma mulai berkedut kedut, gerakan nya mulai mengganas dan bertenaga, dan pinggulnya maju mundur dan di putar putarkan tak terkendalai kemuka ku. Sementara itu penisku yang di emut mulai tambah berkembang dengan keras.

Johan ..Tante hampir keluar…"
auuuuhhhh…. ouuuhhhh…auuuhh…sayaaang..

Tante Risma sambil memegang erat penisku, Tante keluar…”bersamaan itu mukaku terguyur abis dengan cairan yang khas yang membuatku tambah bergairah lagi dan kunikmati kehangatan klitorisnya yang di banjiri oleh cairan orgamesnya.


Tubuh Tante Risma meregang dalam kenikmatan dan terlihat lemas sambil masih memegang dan mengemut penisku. Terlihat bibir vaginanya yang mekar merah berkedut kedut dan basah dengan cairan orgamesnya. 

”Johan ..nikmat sekali…sudah lama Tante gak merasakan kenikmatan seperti ini. Perlahan lahan Tante Risma sudah orgasme lagi, dan nafasnya yang menderu dengan nafsu mengemut lagi penisku dan meremas remas kedua buah zakarku”. 

Tante Risma berkata “Johan sayaaang…,sekarang tante  yang gentian bikin kamu puas yach….sambil mempermainkan penisku dengan mulutnya”. Kemudian Tante Risma menjilati terus menerus penisku , dari pangkal sampai ke ujung, di jilatinnya kepala penisku denan lembutnya…tersa nikmat sekali yang kurasakan. Dengan kenikmatan yang kualami kumendesah keenakan.

Seluruh penisku di masukkannya kedalam mulut Tante Risma sekaligus mengemut dan pempermainkan batang penisku dengan lidahnya. Dihisapnya penisku dengan kuat terlihat pipi Tante Risma yang mengempot. Terlihat mahir permainan oral si tante Risma sungguh mantap, sementara itu sitante melumat abis penisku yang mulai mengeras dengan birahi yang meledak ledak tubuh ku gemeteran menahan rasa nikmat. Gw merasakan penisku tambah mengeras dan membesar tak seperti biasanya, pingin gw semprotkan sperma gw ke dalam lubang vagina nya.

“Tante Risma,,Johan pingin masukin punyanya Tante??” 

bilangku sambil menyudahi lumatan tante yang ada di mulutnya. Dan tante Risma pun merasa gak keberatan tinggal mengangguk saja dan sambil tersenyum dan kemudian di lepaskanlah penisku dari lumatannya si tante risma.

“Gak usah sungkan Johan sayang… sambil si tante berkata, keluarin semua cairan hangat ke dalam miss V tante..tante juga udah pingin banget ngerasain punyamu di dalam sini”.

Kurebahkan tubuh si tante Risma, langsung kedua pahanya membuka dan memperbolehkan penisku menghajar miss V nya tante Risma. Ku tancapkan langsung dengan samar samar di antara bulu bulu halusnya, ku lihat vagina yang membelah dengan basah dan merah. Terlihat Nampak pemandangan begitu mempesona lubang vagina nya tante Risma dan membuatku memuncak nafsu birahi yang begitu dasyat, gw mencoba mengatur nafas agar tidak merusak suasana yang kuciptakan.

Perlahan-lahan tapi pasti sebelum kumasukkan, kupermainkan klitorisnya dengan kepala penisku dengan menggesek gesekkan kebagian vaginanya. Beberapa saat kemudian tante Risma menggoyang goyangkan pinggulnya, “Johan Sayaaang…masukin punyamu sekarang yach..tante udah gak tahan dan sudah siap..”.

Kutusuk kan penisku yang sudah mengeras ke dalam vaginnya, sudah sangat bernafsu ingin segera menghajar dan menusuknya dengan batang penisku ke dalam vagina tante Risma yang basah dan hangat.

“Jangan malu-malu..” tante Risma berkata, tenang saja jangan buru buru..tante bantu untuk memasukkannya sambil memegang  penisku yang mengeras dan membesar.dan tante Risma memandangiku dengan senyuman mesra.

di masukkanlah kepala penisku ke dalam lubang vagina, rasanya hangat dan basah..tersa nikmat tiada tara yang kurasakan. Perlahan tapi pasti kutusukan kedalam seluruh penisku ke dalam vagina Tante Risma,ohhh..sungguh nikmat.

“Ouwwwh..Johan ..”si Tante sambil mendesah perlahan, dan merasakan sensasi kenikmatan yang bersamaan.
Meskipun sudah janda, vagina tante Risma masih terasa sempit dan dinding vagina nya terasa kuat, kurasakan lumatan vagina nya ke penisku. Kurasakan vagina yang meremas remas dengan lembut yang beraturan,sungguh luar biasa rasa kenikmatan ini…
Kugerakkan dengan lembut maju mundur pinggulku, si tante juga aktif tidak mau kalah pinggulnya bergerak mengikuti irama yang ku buat dan mengimbangi gerakanku. Tangannya memeluk erat bagian pantatku dan tanganku sambil meremas remas payudaranya yang mulai mengeras padat berisi dan bibir kami saling mencumbu dengan nafsunya..

Selama 3 menit kurang lebihnya ku goyang goyangkan terus, seluruh tubuhku bergetar maklumlah sepertinya mau mencapai puncak orgasme. Tante Risma ,,Johan sepertinya mau keluar.”Kataku sambil menahan diri untuk memuncratkannya”.


Terusin saja Johan ..Kita keluar sama sama yach..tante juga mau keluar. Kutancapkan penisku dalam dalam ke dalam vaginanya, kutusuk dengan kuat sampai ujung vagina.” Ouuuwwh…Johan sampai dalem…”perkataan Tante Risma membuat ak bergelora dan ku hujamkan berkali kali penisku dengan kuat dan cepat di vaginanya.

“Uuuhhh…Johan, tante udah gak tahan lagi…”


dan gw bener bener sudah gak tahan lagi dan tak dapat mengendalikan diri , pinggulku kogoyangkan terus semakin cepat dan penisku terasa memanas dan berdenyut denyut di dalam vagina Tante Risma.

“Aaaahhh.... Johan.... sekarang Johan.... keluarin sekarang Johan... tante udah nggak kuat...ahhhhh". Tante Risma sepertinya juga kehilangan control, kedua kaki di jepitkannya kepinggulku dan tangan menggenggam kencang ke tubuh ku. Aku pun melancarkan serangan dengan sebuah tikaman penis yang super mantabb…

Ku muncratkan semua sperma kedalam lubang vagina tante Risma dengan sejuta kenikmatan, bersamaan denga tante Risma juga mengalami puncak orgasme. Sayang….tante juga keluar..ouuuh…aah,,,”kami pun berpelukan sampai penisku mulai melemas di dalam vagina tante Risma. Ini sungguh sensasi yang maha dasyaat…gw betul betul menikmati making love yang indah ini. Dan aku mulai merasakan rasa lelah yang sangat, semua sendi sendi terasa berat.


Kutarik penisku yang sudah melemas karena pergerakan yang luar biasa tadi dan ku lepaskan pelukanku dari tante Risma.
Ku terbaring lemas tak karuan di sebelah tante yang juga kelelahan dengan mata sayu dan sedikit menggigit bibirnya. Kutoleh pandanganku ke bagian vaginanya ternyata banyak juga sperma yang ku keluarkan yang meluber sedikit melewati sela pahanya. Kemudian Tante Risma memandangku dan tersenyum kecil kepadaku.

“Sayaang….gimana,enak”??sambil berkata dan terkulai lemas di atas ranjang. Gw hanya mengangguk dan menciumi bibirnya yang basah.

“Si Tante betul-betul menikmati percintaan ini. Kapan-kapan kalau ada kesempatan kita main lagi mau gak ?"Gw hanya diam tersenyum, betapa bodohnya kalo gw jawab gak. Tante Risma yang menyandarkan kepala di dadaku, kami terdiam sejenak menikmati kenikmatan yang kami lakukan tadi. Selama beberapa saat penisku mulai mengencang lagi dan membesar, dengan tubuh si tante Risma yang masih telanjang tergeletak di pelukkanku membuat gw bergairah  dan terangsang .

Secara perlahan penisku mulai membesar tegak ke atas dan bibirku kembali mencumbuinya dan tangan kananku meraba kembali ke bagian dada nya yang merekah bagaikan bakpao yang lembut dan kkusentuhnya dengan lembut. Tante Risma memandangiku sejenak sambil tersenyum tangan sit ante Risma memegang kembali penisku yang sudah tegak ke atas dan membesar dan di pegangnya dengan mesra.

“Johan sayang mau lagi..”? sekarang tante yang di atas Johan yach..?berkata sambil menindihku.

Diarahkannya penisku kea rah lubang vaginaya yang masih basah oleh spermaku, dengan lancar penisku langsung masuk dengan mulus ke dalam vagina nya Tante Risma yang basah dan licin. Dan Tante duduk di atas tubuhku dengan penis yang menghujam kedalam vagina tante Risma. Dengan mata terpenjam tante Risma begitu menikmati penisku yang menghujam keatas..


”ouuuwhhh…sayang ..penismu tersa ke ujung ..ooowhhhh,,,,mmm……yesss…dengan mendesah syahduu.

Pergerakan tante Risma yang berlahan lahan penuh gairah, dorongannya  penuh energi membuat penisku terasa masuk sampai ujung vaginanya. Pinggul Tante Risma terus bergerak naik turun dan di putar putarkan nya penisku di dalam lubang vaginanya. Sementara itu ku nikmati goyangannya dan payudara nya mengentul-ngentul naik turun tak beraturan mengikuti irama gerakan birahainya tante Risma. Dan kupegang, kuremas-remas payudara dank u sentuh putingnya yang menonjol kemerahan sehingga tante Risma makin bergairah dan ganas kembali. 

Gerakan Tante Risma makin lama makin dasyat dan penuh energi. Seorang wanita yang dalam keadaan puncak birahi dan haus akan belaian kasih sayang kenikamatan, akhirnya kami memulai gerakan yang lepas kendali dan liar ..
“Johan,,,Tante mau keluar lagi..uhhhh….ahhh….yaaa……”.Johan juga sudah gak tahan, akhirnya dengan pantulan yang sama dan kuat tante Risma menekan badannya ke bawah dan penisku menancap dalam kelubang vagina tante Risma sambil mengejrooootkan seluruh cairan yang mengental..
Tante Risma menekan dadaku dengan tangannya, tubuhnya serasa kejang nikmat dengan mata sayu dan bibir yang menggigit melepaskan nikmat yang dirasakan. Setelah beberapa menit kemudian Tante Risma merebahkan tubuhnya di tubuhku dengan lemas terkulai kelelahan. 

Pada malam itu untuk pertama kalinya gw tidur dikamar nya Tante Risma karna gw tidak di perbolehkan keluar dari kamarnya. Gw pun tidur sambil berpelukan lemas tanpa busana sama sekali. Pagi harinya kami bersenggama kembali melakukan adegan dengan liarnya tanpa rasa canggung..tante Risma sepertinya ingin merasakan kerinduan yang begitu lama akan kenikmatan hasrat birahinya..semenjak itu kami sering melakukannya kalo ada kesempatan. Kadang dikamar kosku , kadang di rumahnya Tante Risma, sesekali kami ganti suasanadengan menyewa kamar di villadi daerah Ungaran untuk kencan longtime. 

Kalo gw sedang mupeng dan ada kesempatan , gw datengi tante Risma dan memegag tangannya sambil menyolek bagian perutnya biar geli atau mencium bibirnya langsung. Kalau tante Risma juga pengen dia langsung memegang tanganku dan diajaknya masuk kekamarnya, kadang langsung masuk kemar kost ku dan langsung menciumi aku untuk bercinta.

Semenjak berhasil memuaskannya tante Risma tidak lagi kesepian, dan gw pun semakin betah tinggal di rumah Tante Risma. Pernah suatu malam pada waktu udi pulang kampung, tante Risma masuk kekamarku dengan menggunakan daster minim. Dipeluknya gw dari belakang dan tangannya langsung menggerayangi penisku. Gw membalas dengan menciumi bibirnya dan kubaringkan di tempat tidur, kuraba payudaranya tante Risma ternyata sudah gak pake BRA. Gw angkat dasternya ternyata gak pake daleman juga. Dengan bibir vagina nyayang sudah terlihat basah dan memerah ntah apa habis orgasme sendiri dengan tangannya. Langsung saja ku plorotkan celanaku dengan penis yang sudah mengeras karena remasan tante Risma tadi. Penisku langsung mengangkat keatas dan  menantang minta di masukkin kedalam lubang kenikmatan.

Tante Risma menanggapi tantangan gw dan penisku siyap untuk menghujam diantara selakangan nya. Tante Risma membuka kedua pahanya dan memegang penisku yang sudah mengeras dan membesar dan darah di penisku sudah mulai mendidih.. "Masukin punyamu sekarang ke lubang tante sayang....." katanya dengan nafas yang berat dan mata sayu. Tanpa menunggu lama ku tancapkan penisku dalam dalam le lubang vagina Tante Risma dan kami bersenggama selama 3 jam!! Dengan berbagai gaya 69, nungging ,berdiri, gendong ,ngangkang dan berbagai macam gaya yang hampir tak kuingat karena melakukan dengan kenikmatan yang luar biasa melelahkan yang kami lakukan pada malam itu.

Suanasa malam dengan hawa yang dingin tak kami rasakan, adanya kehangatan bercinta yang menggelora. Dan membuat kami mandi keringat, begitu adanya persetubuhan yang liar sampai kami mengalami orgasme 6 kali dan menguras energi. Setelah itu selesai, Tante Risma tergulai lemas sampai tidak bisa bangun dari ranjang karena seluruh badan dan kaki nya begitu lemas dan gemeteran. Dan vagina nya begitu basah karena ku hajar berkali kali dan memerah saperti bengkak. Pada malam itulah adegan persetubuhan yang menggairahkan dan liar diantara pada malam malam liar yang sebelumnya bersama tante Risma.

Kisahku dengan tante Risma hanya berlanjut satu tahun saja, sampai akhirnya tetangga tante Risma mulai mencurigai hubungan yang tak resmi ini. Untuk jalan terbaik , gw memutuskan pindah kost sebelum tetangga memergoki kami. Meskipun demikian, kami masih menjalin hubungan dan saling bertemu paling gak sebulan sekali untuk melepas kangen dan nafsu birahi.


Cukup dengan duduk santai pantengin depan komputer, baca cerita cerita sexgairah yang pasti lebih seru lagi dan dengan berfantasi tanpa harus repot repot ngintip perawan perawan mandi . Salam jroot… jrooot…jroot. .... 


cerita dewasa, kumpulan cerita sex, blowjob, handjob, cerita sex dewasa, cerita seks dewasa, tante girang, daun muda, pemerkosaan, cerita seks artis,cerita sex artis, cerita porno artis,cerita hot artis, cerita sex, cerita kenikmatan,cerita bokep, cerita ngentot,cerita hot, bacaan seks, cerita, Kumpulan Cerita Seks, onani dan Masturbasi, cerita seks tante,blog cerita seks, seks,sedarah seks, cerita 17+ tahun,cerita bokep


>

Subscribe to receive free email updates: